Studio

Dari kursi studio.

Mantap ada untuk merawat tato dan orang-orang yang membuatnya. Kami mulai dari apa yang sudah diketahui alam, dan dari tradisi jamu yang sudah lama mendengarkannya, turun-temurun.

  1. 01

    Untuk seni dan senimannya.

    Tato itu seni. Senimannya layak dapat alat yang dibuat sepenuh hati, seperti karyanya. Mantap mulai dari studio, bersama mereka, dan tumbuh dari sana.

  2. 02

    Jamu, sebagai tradisi.

    Jamu adalah pengetahuan Indonesia: diracik dengan tangan, dibagi di dapur, diwariskan. Kami bekerja bersama peracik jamu dan menghormati caranya. Bahan nabati sederhana, dibuat dengan sabar.

  3. 03

    Ayam lebih tahu daripada kobra.

    Kebijaksanaan halaman belakang, bukan janji besar. Kami bilang apa isinya dan untuk apa. Sisanya biar ayam yang berkokok.

  4. 04

    Pohon lebih pintar daripada minyak bumi.

    Sebisa mungkin kami memilih minyak dan lilin nabati, bukan turunan minyak bumi. Pohon sudah memikirkan soal ini jauh lebih lama dari kita.

  5. 05

    Indonesia, dengan senyum.

    Bali rumah dan dapur kami. Seekor ayam jago yang berisik jadi maskot kami. Kerjanya serius, gayanya santai. Itu baru mantap.

Dari niat ke wujud

GagasCiptaWujudkan

Mantap berawal dari gagasan yang layak dirawat, dibuat dengan benar bersama orang yang tepat, lalu dilepas ke dunia: perawatan yang baik, dari tradisi yang baik, untuk orang-orang baik yang membuat seni.

Mantap adalah perawatan kosmetik untuk kulit bertato dan untuk proses menato. Tanpa klaim ajaib.